Jl. Dr. Setiabudi No. 63 Pamulang Tangsel

Header Ads

Ibu Kota Pindah Dua Tahun Lagi?

Wacana pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia yang sempat menghilang gaungnya kini kembali muncul.
Pemerintah akan menyelesaikan kajian terkait rencana pemindahan ibu kota negara tersebut pada tahun ini. Dengan demikian, dalam dua tahun ke depan, sudah mulai ada kegiatan terkait pemindahan pusat administrasi ibu kota negara.
“Tadi pagi sudah dibahas juga dengan presiden, kita intinya akan memulai segala proses. Kajian mudah-mudahan tahun ini selesai, termasuk estimasi pendanaannya. Mudah-mudahan kita juga bisa menemukan skema pendanaannya,” ujar Kepala Bappenas/Menteri PPN Bambang Brodjonegoro.
Dia melanjutkan, hingga saat ini pihaknya juga masih mengkaji rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke wilayah baru di luar Pulau Jawa.
Menurutnya, ibu kota negara memang harus segera dipindahkan keluar Pulau Jawa mengingat ketersediaan lahan yang lebih memadai. Kendati demikian, Bambang belum menyebutkan secara spesifik lokasi tujuan pemindahan ibu kota negara tersebut.
“Yang pasti di luar Pulau Jawa, kemungkinan besar di Pulau Kalimantan. Tapi spesifiknya di mana, itu yang akan difinalkan,” ujarnya.
Sebelumnya Bambang sempat mengatakan, ada beberapa kota kandidat yang berpotensi menjadi ibu kota baru. Saat itu, dia mengakui salah satu kandidat ibu kota baru adalah Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Terkait munculnya nama Palangka Raya, sebagai kandidat ibu kota baru, karena hal tersebut juga pernah digagas oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno.
Soekarno pernah mewacanakan agar ibu kota dapat berpindah ke Palangka Raya, tepatnya pada 1950-an. Proklamator kemerdekaan tersebut bahkan pernah mengunjungi kota yang terletak di tengah Indonesia itu, untuk meninjau perkembangan kota yang dilintasi Sungai Kapuas tersebut.

(Simak juga: Mau KPR dari BPJS-TK Disetujui? Ini Caranya!)

Swasta dilibatkan

Bambang menjelaskan bahwa Pemerintah akan melibatkan banyak pihak dalam rencana ini, termasuk swasta dalam hal pendanaan.
“Untuk pendanaan, kita akan dorong model PPP (public private partnership), jadi partisipasi swasta kita libatkan,” Bambang menambahkan.
Ia menuturkan, pada tahun ini pihaknya akan menyelesaikan kajian terkait rencana pemindahan ibu kota negara tersebut. Ia berharap, dalam dua tahun ke depan, sudah mulai ada kegiatan terkait pemindahan pusat administrasi ibu kota negara.
“Tadi pagi sudah dibahas juga dengan presiden, kita intinya akan memulai segala proses. Kajian mudah-mudahan tahun ini selesai, termasuk estimasi pendanaannya. Mudah-mudahan kita juga bisa menemukan skema pendanaannya,” kata Bambang.
 
Sumber: rumah.com
 
 
Powered by Blogger.